Christo Seniman Fenomenal yang ‘Berjalan di Atas Air’ Meninggal Dunia

Christo Seniman Fenomenal yang 'Berjalan di Atas Air' Meninggal Dunia

Awal Juni dibuka dengan kabar duka dari industri seni dunia. Seniman asal Bulgaria Christo Vladimirov meninggal pada hari Minggu 31 Mei di rumahnya di New York di usia 84 tahun. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh akun Facebook Christo and Jeanne-Claude Official.

“Artis Christo Vladimirov Javacheff, dikenal sebagai Christo, meninggal dunia karena penyebab alami hari ini, pada tanggal 31 Mei 2020 di rumahnya di New York City. Dia berusia 84 tahun.” tulisnya dalam keterangan akun Facebook pribadi sang seniman, seperti dilihat wartawan.

Kiprahnya di dunia seni bersama dengan istrinya Jeanne-Claude membuat karya fenomenal yang dikenal dengan sebutan karya seni lingkungan. Keduanya lahir di hari yang sama pada 13 Juni 1935 namun sang istri meninggal dunia lebih dahulu.

Kabar duka mengenai kematian Christo pun membuat sedih para rekan pelaku seni. Ia terkenal membuat karya seni bangunan dengan cara membungkus menggunakan kain atau plastik.

“Christo menjalani hidupnya tidak hanya memimpikan hal-hal yang mustahil tapi juga menyadarinya,” lanjutnya dari dalam keterangan akun Facebook tersebut.

STATEMENT ON CHRISTOMay 31, 2020Artist Christo Vladimirov Javacheff, known as Christo, passed away of natural causes…

Posted by Christo and Jeanne-Claude Official on Sunday, May 31, 2020

 

Contohnya seperti karya seni instalasi ‘The Floating Piers’ yang terdiri dari 100.000 meter persegi kain kuning cerah yang mengapung di atas Danau Iseo, Sulzano, Italia. Karya yang diluncurkan pada 2016 itu begitu mencengangkan.

Media-media pun memberitakan, Christo sebagai seorang yang mampu membuat karya yang mengajak orang ‘berjalan di atas air’. Ratusan orang pun secara bergiliran mencoba karya fenomenalnya tersebut.

Karya Seni Instalasi 'The-Floating Piers'
Karya Seni Instalasi ‘The-Floating Piers’

 

Christo tidak tertarik dengan membuat sebuah lukisan dan dipajang di dinding galeri berwarna putih. Dia ingin mengubah kehidupan sehari-hari menjadi sebuah karya seni.

“Christo ingin membuat karya seni dan mengajak orang untuk berpikir lagi tentang lingkungan mereka,” ucapnya dalam sebuah wawancara.

Setelah Jeanne-Claude meninggal di tahun 2009, Christo tetap melanjutkan berbagai proyek ambisius sendirian.

Karya Seni Christo Vladimirov Javacheff
Karya Seni Christo Vladimirov Javacheff
Bagikan ke media sosial :